Halaman

Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Mei 2012

Jangan mudah percaya Informasi yang beredar di dunia maya/internet karena banyak yang hasil rekayasa dan tipuan belaka





Begitu dipermudahnya hidup ini dengan kehadiran teknonogi berupa internet.
apalagi sudah lengkapnya mesin pencari macam google.

Tinggal ketik info apa yang mau kita tahu, langsung ada di layar.

Wah enak ya!
Tidak seperti jaman dulu, harus mencari di koran ataupun di perpustakaan dan memilih tiap buku serta membuka lembaran demi lembaran untuk mencari informasi atau ilmu.

Tapi AWAS!!! tidak semua info di internet adalah benar adanya.

Ingat siapa saja bisa menulis sesuatu di internet, dari anak TK sampai orang dewasa
dari orang pinter sampai orang yang pura pura pinter alias bodoh.
Dari orang baik sampai orang jahat semua bisa,

nah rumitnya adalah kita tidak tahu yang mana artikel yang ditulis oleh orang baik dan mana yang tidak,
dan sulit membedakan bahkan kadang tidak tahu mana artikel yang 100% benar dan mana yang tidak.

bisa saja kan kita tertipu

mungkin website tertentu sudah dapat lisensi dari pemerintah.
contohnya website yang menaungi urusan departemen dalam pemerintahan, entah itu departemen agama, pajak, pendidikan, transportasi, ekonomi dll.
Atau website resmi yang menaungi media cetak seperti detik.com, republika online, kompas.com , vivanews.com dll

nah kalau yang resmi atau dapat lisensi dari pemerintah kita masih boleh percaya.
( jangan selalu 100% percaya pada media masa resmi, karena banyak fakta yang di tutup tutupi oleh media masa karena tekanan pemerintah)

Tapi kalau info dari website biasa atau situs perorangan atau situs yang tidak mendapat lisensi dari pemerintah, wah masih harus jadi tanda tanya dan jangan langsung percaya isinya.
Walaupun sudah di beri referensi tapi bisa saja itu palsu,

contohnya saja pernah ada kasus dimana seorang ternama dari amerika yakni oprah winfrey dikabarkan telah meninggal dunia, di situs wikipedia.
Padahal waktu itu dan sekarang (20-04-2012) ia masih hidup.
Sontak hal ini membuatnya kaget dan dunia internet kembali tercoreng namanya,

seperti kita ketahui wikipedia adalah situs ensiklpopedia bebas, jadi apa saja bisa ditulis disitu dan penulisnya bisa siapa saja.
Jadi presentase kebenaran dalam artikelnya masih minim.

Atau blog
ya blog juga menjadi sarana membagikan ilmu melalui postingan artikel di internet.
Nah penulis blog juga bisa siapa saja kan. Bahkan anak SD juga banyak yang sudah punya blog.
Nah disini juga patut di curigai menjadi sarana penyebaran informasi palsu dan ilmu yang salah.
Contohnya saja sekarang ada banyak situs yang menyediakan AL-QUR'AN online. Dan bisa di download.
Nah yang jadi pertanyaan adalah yang membuat situs itu siapa? Dan apakah sudah dapat lisensi atau persetujuan dari MUI atau tidak.
Padahal satu huruf saja yang salah dalam penulisan AL-QUR'AN bisa berakibat fatal.
Ironisnya bayak orang yang mempercayainya bahkan membagikannya tanpa menelitinya terlebih dahulu.

Dan sering saya ketemui, blog menjadi sarana penghinaan antar umat beragama,
ditulis sesuatu info yang menjelek-jelekan agama lain tanpa memberikan kesempatan bagi pemeluk agama yang di jelek-jelekanan itu untuk menyatakan pembelaannya.
Seringkali agama ISLAM di jelek jelekan di situs internasional, bahkan di indonesia sendiri hal ini sering terjadi.
Mereka menukil/mengambil Suatu ayat dan menjelek-jelekannya. padahal mereka tidak tahu cara menafsirkan ayatnya.
Padahal di ketahui bahwa AL-QUR'AN HANYA BISA DI PAHAMI SETELAH DI TAFSIRKAN DENGAN BENAR DENGAN ILMU TAFSIR YANG BENAR OLEH ORANG YANG BENAR.

Sungguh keterlaluan.
dunia internet membuat dunia semakin terang sekaligus semakin gelap.
Maka hati hatilah kalian para pecandu internet.
Waspadalah selalu.
Dan jangan mencari ilmu dari sumber tak terpercaya.
Dan carilah ilmu sebanyak banyaknya dari sumber yang bermacam macam jumlahnya.
Carilah korelasi dan perbandingan dari satu situs dengan yang lainnya. Dan sesuaikan dengan pelajaran yang telah diajarkan guru anda dan sumber ilmu lainnya.

Mencari ilmu memang wajib.
Mencari ilmu memang harus.
Tapi carilah ditempat yang baik yang benar.
Jangan sampai kita mendapatkan ilmu yang palsu dan/atau menipu

berdo'a lah selalu ketika akan mencari ilmu, agar ALLAH selalu membimbing kita di jalan yang benar.

Cara Mengobati Patah Hati


8 Cara Mengobati Patah Hati
 
Anak-anak remaja sekarang, pasti rentan dengan yang namanya ‘Jatuh Cinta’. Kayanya gak ada deh!! Remaja yang belum merasakan yang namanya jatuh cinta. Apa lagi cewek, cewek tuh cenderung lebih mudah buat ngerasain yang namanya jatuh cinta. Nah, kalo dah jatuh cinta! Lupa sama semuanya, sama kerjaan rumah, sama teman, sama tugas sekolah, bahkan ada juga yang sampai lupa ma Allah (Naudzubillah min dzalik, jangan sampe ya!). Mereka ngerasa dunia cuma milik berdua, cie!!
Tapi, kalo ternyata cowok yang ditaksirnya itu dah punya cewe atau dia gak suka sama kita. Ehm…pasti deh!! Kita bakal nangis gak karuan, rasanya hati tuh hancur berkeping-keping. Mau tahu caranya mengobati patah hati? Niy dia 8 cara mengobati patah hati:
1.Berhenti memikirkan si dia, don’t be alone!
Jangan buang-buang waktu memikirkan seseorang yang saat ini kemungkinan besar sedang berbahagia bersama orang lain, dan sama sekali tidak memikirkanmu
Alihkan pikiran dan fokusmu kepada hal lain. Ujian yang di depan mata, misalnya. Sediakan dirimu 100 persen untuk siap men-support keluargamu: papa, mama, kakak, atau adikmu.Habiskan lebih banyak waktu dengan teman-teman. Sebisa mungkin lawan keinginan untuk bersendirian yang akan membuatmu lebih nelangsa.
2. Singkirkan semua kenangan
Jangan simpan kartu ucapan, hadiah-hadiah (kecuali kalau mahal kali ya, dibuang sayang… di jual aja kali ya? Hehehe), apalagi fotomu berdua si dia. Singkirkan. Terserah untuk sementara waktu atau dibuang hingga hilang dari hidupmu selamanya.
Termasuk kaset-kaset yang menyisakan kenangan bersamanya. Semakin sedikit hal yang mengingatkanmu padanya, semakin cepat kemungkinan hatimu pulih.
Mudah-mudahan saja tidak ada anggota keluargamu yang wajahnya mirip si dia ya? Kalau ya…repot juga, hehehe.Termasuk kaset-kaset yang menyisakan kenangan bersamanya. Semakin sedikit hal yang mengingatkanmu padanya, semakin cepat kemungkinan hatimu pulih.Mudah-mudahan saja tidak ada anggota keluargamu yang wajahnya mirip si dia ya? Kalau ya…repot juga, hehehe.
3.Pikirkan kekurangannya!
Jika sekali-kali terlintas kenangan betapa baiknya dia, betapa manisnya, betapa perhatiaannya… stop! Hentikan pemikiran yang membuatmu semakin merasa sedih karena kehilangan dia.
Sebaliknya pikirkan kekurangan-kekurangannya. Saat dia memperlakukanmu dengan tidak baik, mungkin bersikap cuek padamu di depan teman-temannya, atau saat kamu sakit dan dia tidak peduli. Atau sikapnya yang kurang santun terhadap keluargamu. Lihat juga bagaimana tidak berperasaannya dia ketika memutuskan hubungan denganmu. Apalagi jika ternyata alasannya adalah karena menemukan cewek lain yang lebih oke. O-ow… C’mon Galz, kamu layak mendapatkan yang lebih baik.
Kumpulkan kekurangan-kekurangannya yang lain. Apakah dia tidak berprestasi di sekolah? Apakah dia lebih memedulikan teman-teman genknya dari pada kamu? Apakah dia tidak memiliki tujuan dalam hidup? Cita-cita? Malas? Cepat menyerah? Tidak punya keberanian? Apakah dia pernah meminum alcohol atau bahkan pemakai drugs? Ugh…
Garis bawahi satu hal: This is not my loss…it’s his! Bukan kamu yang rugi dengan selesainya hubungan kalian, tetapi dia.
4.Bergeraklah…do it something!
Bergerak, jangan diam. Lakukan sesuatu, jangan melamun.Dalam keadaan diam dan melamun , kesedihan akan terasa berlipat-lipat. Jadi, buang rasa enggan, dan hupp… bangkit deh dari tempat tidur, dan lakukan sesuatu. Mungkin membenahi kamarmu. Atau beres-beres rumah. Menata ulang ruang tamu atau ruang makan. Mungkin juga merapikan kebun kecil di depan rumahmu (pastikan kebun milik sendiri yang kamu kutak-kutik, jangan kebun orang, hehehe)
Balas surat-surat dari teman. Selesaikan kewajiban-kewajiban yang selama ini tertunda. Susun ulang album fotomu. Bongkar koleksi pakaianmu di lemari. Atau barang-barang lama yang nyaris tidak pernah dipakai lagi. Kamu bisa juga hubungi teman-teman dan ajak mereka mengumpulkan barang-barang tidak terpakai. Kenapa nggak membuat bazar sosial dari benda-benda bekas yang terkumpul itu? Dananya bisa kamu sumbangkan kepada anak-anak yatim, atau mereka yang membutuhkan. Yakin deh, berbuat baik bagi orang lain, akan membuat perasaanmu menjadi lebih baik.
5.Lakukan hal-hal yang nggak kamu banget!
Coba deh melakukan beberapa hal yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya. Entah karena nggak terpikir, entah karena kamu malu dan nggak berani. Misalnya saja, kenapa nggak ajak teman baikmu karaokean bareng. Nggak perlu ke klub karaoke, cukup dirumah aja. Sebelumnya bisa minta maaf sama nyokap, bokap, adik, kakak, kalau hari ini mereka harus mendengar suaramu lebih dari biasanya. Putar CD-CD nasyeed pilihan. Atau beli VCD senam yang kamu bisa ikuti gerakannya.
Kalau kamu suka masak, kenapa nggak mencoba resep dari koran atau majalah dan bereksperimen di dapur. Melakukan hal-hal yang kamu nggak sukai akan memeras banyak pikiranmu, dan membuatmu sibuk, ketimbang melakukan hal-hal yang kamu sukai. Meski keduanya boleh dicoba. Apa pun yang bisa membuat perasaanmu lebih baik.
6.Jika kamu terlalu sedih…..
Jika kamu terlalu sedih, kamu boleh menangis, menulis puisi atau diary berlembar-lembar. Tapi berjanjilah satu hal…kasih deadline untuk kesedihanmu. Tiga harikah atau seminggukah. Jangan lebih dari itu. Kalau perlu buat hukuman jika kamu larut dalam kesedihan melebihi kontrak yang sudah kamu buat dengan dirimu sendiri.
7.JANGAN!!!
Sesedih apa pun itu, jangan melakukan hal-hal yang merusak dirimu sendiri. Rugi banget. Kamu korban dan nggak perlu menjadi lebih parah. Percayalah, menyakiti diri sendiri apalagi jika berusaha bunuh diri tidak akan membuat dia kembali padamu. Sikap ini justru akan membuat sedih orang-orang yang sungguh sayang dan mencintaimu. Ingat, mereka bukanlah pihak yang harus kamu hukum dengan keputusan nekadmu!
8.Kembali kepada Dia
“Ketika kamu terlalu sedih, ketika kamu tidak sanggup bangkit, ketika kamu merasa tidak punya siapa-siapa… kamu sebenarnya tidak pernah sendirian. Ada Allah. Dia yang siap memelukmu dalam kasih yang sesungguhnya. Dalam cinta yang jauh lebih besar dari yang bisa diberikan seseorang.”
Kenapa nggak jadikan momen patah hatimu sebagai bentuk hijrah dan pendekatan kembali kepada Sang Pencipta? Dia yang seumur hidupmu tidak pernah meninggalkanmu sedikit pun. Dia yang kepadaNya kamu sudah banyak melakukan kesalahan.
Gunakan salat dan ibadah sebagai momen menenangkan diri. Sesungguhnya hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Jangan pernah kehilangan kepercayaan kepadaNya. Terima apa yang terjadi dengan ikhlas. Mudah-mudahan Allah memaafkan kesalahanmu, dan memberi ganti sosok yang lebih baik. Pada waktunya nanti. InsyaAllah.
Sedikit tips di atas mudah-mudahan membantu ya untuk mengatasi patah hati dan nggak lagi terjebak olehnya.
Cheer up, Galz! (Sumber: Galz, Please Don’t Cry, Asma Nadia, dkk.)
Filed under: – - – - artikel voa-islam.com
Dikutip darri :: http://amininoorm.wordpress.com